
Jakarta, Festival Five Indonesia
—
Bisnis
Meghan Markle
dengan merek As Ever dikabarkan terancam mengalami risiko kerugian hingga US$5 juta atau setara dengan Rp88,5 miliar (US$1=Rp17.703) jika stok produknya tidak terjual sebelum masa kedaluarsanya berakhir.
Istri Pangeran Harry ini memiliki waktu hingga akhir musim panas tahun depan untuk menjual seluruh stok selai, teh, dan taburan bunga (
flower sprinkles
) sebelum produk-produk tersebut tidak lagi layak dijual.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Potensi kerugian itu akan terjadi apabila Meghan Markle tidak berhasil menjual seluruh stok selai yang tersisa. Sementara, jika stok taburan bunga juga tidak terjual, kerugiannya bisa bertambah sekitar US$1 juta.
Melansir
Page Six
pada Senin (15/6), masalah kelebihan stok ini berawal dari keputusan Markle tahun lalu untuk memperluas bisnisnya secara agresif setelah melihat kesuksesan awal peluncuran As Ever.
Saat meluncurkan merek gaya hidup tersebut pada April 2025, berbagai produknya terjual habis hanya dalam hitungan menit.
Dua bulan kemudian, ia melakukan pengisian ulang stok setelah memesan produk hingga 10 kali lebih banyak dibanding jumlah awal untuk memenuhi tingginya permintaan pasar. Langkah itu kembali sukses karena seluruh produk terjual hampir seketika.
Minggu berikutnya, ia menambahkan produk rosé wine ke situs As Ever, dan produk tersebut juga habis terjual dalam waktu kurang dari satu jam. Melihat tingginya angka penjualan tersebut, Markle memutuskan untuk melakukan ekspansi bisnis dalam skala besar.
“Tiba-tiba pembicaraan yang awalnya hanya tentang beberapa ribu toples dan tutup berubah menjadi kebutuhan membuat pesanan satu juta unit. Itu lompatan yang sangat besar hanya dalam beberapa bulan setelah memulai bisnis,” kata Markle kepada Bloomberg pada Agustus tahun lalu.
Pada Januari 2026, sebuah kesalahan teknis di situs web mengungkap bahwa saat itu terdapat sekitar 650.190 unit stok yang belum terjual.
Sumber yang dikutip Page Six sebelumnya bahkan menyebut Markle memiliki begitu banyak stok selai sehingga ia hanya membagikannya secara gratis kepada staf Netflix.
Namun kini, jumlah pengunjung situs dagang milik Markle menurun sehingga menghambat upaya menjual seluruh persediaan tersebut. Menurut Newsweek, bisnis sang Duchess sedang mengalami perlambatan yang bertepatan dengan penurunan popularitasnya di Amerika Serikat.
Data dari Similarweb menunjukkan bahwa situs As Ever menerima 246 ribu kunjungan pada Desember, dengan 180 ribu di antaranya berasal dari AS. Namun jumlah kunjungan dari AS turun tajam pada Januari 2026 menjadi hanya 89 ribu
Tren penurunan itu terus berlanjut, pada Februari 2026, As Ever hanya menerima 213 ribu kunjungan, dengan 83,5 ribu berasal dari AS. Pada Maret 2026, angka kunjungan sempat meningkat dengan jumlah kunjungan 94 ribu berasal dari AS dari total 226 ribu kunjungan.
Namun, jumlah kunjungan mengalami penurunan drastis pada April 2026, dengan 61,5 ribu kunjungan berasal dari AS dari total 178 ribu kunjungan. Meski angka-angka tersebut sering digunakan sebagai indikator kinerja bisnis, perlu dicatat bahwa data penjualan resmi belum pernah dipublikasikan.
Kendati demikian, juru bicara Meghan Markle membantah narasi bahwa bisnis Duchess of Sussex ini sedang menuju kebangkrutan dan menganggap laporan-laporan tersebut hanya spekulasi yang berulang.
“Masalah dengan semua artikel Daily Mail tentang kiamat As Ever yang ditulis Alison Boshoff adalah bahwa semuanya seperti Groundhog Day: prediksi yang sama, sumber anonim yang sama, keyakinan yang sama, dan entah bagaimana kami masih menunggu bencana yang mereka janjikan sejak 2024.”
(end)
Add
as a preferred
source on Google
[Gambas:Video Festival Five]
Baca lagi: Pesawat Angkut Militer India Jatuh saat Mendarat, 5 Personel Tewas
Baca lagi: Trump Sebut Netanyahu Nyaris Gagalkan Deal AS dan Iran
Baca lagi: Dewan Pers Ungkap Perusahaan AI Tak Pernah Bayar Karya Jurnalistik




5 Responses
Konten yang bermanfaat seperti https://tomcritchlow.com/library/?query=tag%3Aperformance sangat layak untuk diapresiasi karena mampu memberikan nilai edukasi yang tinggi bagi para pembaca.
Konten yang sangat informatif dan memberikan banyak nilai tambah bagi pembaca. Saya mendapatkan wawasan baru yang sangat berguna setelah membaca artikel ini hingga selesai. Terima kasih telah berbagi pengetahuan yang berharga. Jangan lupa mengunjungi https://www.tunesbank.com/de/spotify/transfer-spotify-to-soundcloud.html
Saya sangat menikmati isi artikel ini karena pembahasannya jelas, menarik, dan mudah dipahami. https://curation.masternewmedia.org/p/347579347/2011/08/05/content-curation-tools-eqentia-adds-new-powerful-features
Konten yang disajikan sangat relevan dan mampu menjawab berbagai pertanyaan yang saya miliki https://curation.masternewmedia.org/p/85172064/2011/04/22/fashion-2-0-social-curation-start-ups-target-fashion-industry-purperfume-com
Konten yang sangat menarik dan penuh wawasan baru. Saya mendapatkan banyak manfaat dari informasi yang disampaikan dalam artikel ini. Terima kasih atas artikel yang bermanfaat dan informatif. Jangan lupa mengunjungi https://curation.masternewmedia.org/p/435212527/2011/09/07/the-curation-vs-creation-paradox.